Khasiat Bawang Putih Untuk Kelenjar Getah Bening | Bawang Putih Hitam Atau Black Garlic Adalah Solusi Penyakit Anda Jual Bawang Hitam
Skip to main content

Khasiat Bawang Putih Untuk Kelenjar Getah Bening

Khasiat Bawang Putih Untuk Kelenjar Getah BeningKelenjar getah bening merupakan nama kelenjar dalam tubuh namun sering identik dengan penyakit kelenjar getah bening (benjolan). Penyakit ini berupa benjolan yang dapat terjadi disebabkan beberapa hal. Apabila tidak ditangani penyakit ini sangat berbahaya. Namun jangan khawatir penyakit ini mudah disembuhkan dengan cara herbal salah satunya dengan memanfaatkan bawang putih.

Dalam artikel kali ini akan dijelaskan secara lengkap mulai dari bawang putih hingga pemanfaatannya untuk kelenjar getah bening. Berikut uraiannya yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

  1. Bawang Putih

Bawang Putih merupakan tanaman yang tergolong rempah-rempah yang sangat mudah dijumpai di Indonesia. Allium Sativum atau nama latin dari Bawang Putih identik dengan pemakaiannya sebagai bumbu dalam makanan. Tanaman bawang putih sendiri sangat ampuh untuk dijadikan obat herbal atau obat kesehatan secara alami.

Bawang putih memang  sangat berkhasiat sebagai obat alami dalam mengatasi berbagai keluhan penyakit. Bawang putih melibatkan molekul allin sebagai mekanisme utama. Saat bawang putih dihancurkan atau diubah dari bentuk aslinya misalkan diiris, dikunyah, atau ditumbuk bawang putih akan melepaskan metabolit allin. Zat ini akan dapat berubah menjadi berbagai senyawa yang mengandung sulfur yang larut dalam air atau lemak. Selain itu senyawa ini sangat volatil, yang akan mengeluarkan hidrogen sulfida. Akan tetapi senyawa ini dapat menimbulkan aroma bau yang tidak sadap atau tidak harum.

Hidrogen sulfida sangat bermanfaat untuk melemaskan pembuluh darah dan memberikan berbagai manfaat kesehatan. Bawang putih juga menggunakan hidrogen sulfida ini sebagai zat anti kanker. Tidak hanya itu, tanaman yang satu ini juga memiliki sifat anti inflimasi, anti virus, anti bakteri serta dapat memperkuat sistem imun (sistem kekebalan tubuh). Berkhasiat juga mendukung senyawa lain membersihkan tubuh dari infeksi serta mampu mengurangi sakit yang diakibatkan pembengkakan kelenjar getah bening.

Kandungan lain dalam bawang putih di antaranya  flavanoid anti-oksidan, beta karoten, zea-xanthin, bahkan terdapat vitamin C.

  1. Berbagai Senyawa Dalam Bawang Putih

 

  • Sulfida Dialil

Sulfida dialil dapat membantu tubuh Anda untuk memproduksi ferroportin. Ferroportin merupakan protein yang dapat ditemukan di membran sel. Sangat bertanggung jawab membiarkan zat besi disimpan untuk dikeluar kandari sel-sel sehingga zat besi dapat tersedia ketika dibutuhkan.

 

  • Allinase Enzim

Enzim ini berfungsi dan memiliki sifat anti kanker yang dapat mengatasi zat lain yang bersifat karsinogenik. Cara melepaskan enzim ini sangat mudah hanya dengan mengubah bentuk bawang. Anda dapat mengiris bawang putih dan didiamkan beberapa detik. Anda juga dapat mengolahnya dengan menghancurkan serta memasukkan ke dalam air mendidih, dapat juga ditambahkan lemon.

 

  • Polysulfides

Polysulfides yang terdapat dalam bawang putih memiliki molekul kaya akan belerang. Molekul polysulfides bekerja untuk menghasilkan hidrogen sulfida yang diperlukan untuk melindungi jantung. Hal ini tentu saja akan menjadikan tekanan darah anda berjalan stabil dan dapat melebarkan pembuluh darah.

 

  • Selenium

Selenium merupakan kofaktor penting bagi enzim antioksidan dalam tubuh dan merupakan mineral jantung sehat. Besi diperlukan dalam pembentukan eritrosit atau sel darah merah., mangan digunakan tubuh sebagai kofaktor untuk enzim antioksidan, superoksida dismutase.

 

  • Allicin

Senyawa allicin berkhasiat untuk menurunkan kekakuan atau melemaskan pembuluh darah melalui nitrat oksida (NO) yang dilepaskan. Allicin juga mampu membantu mengurangi risiko efek penyakit pembuluh darah arteri koroner (CAD), penyakit pembuluh darah perifer (PVD), serta stroke.

 

  1. Gejala Kelenjar Getah Bening

Benjolan yang terdapat di leher yang berkaitan dengan kelenjar atau sering disebut kelenjar getah bening, merupakan pembengkakan kelenjar getah bening. Pembengkakan ini biasanya terjadi akibat dari pertumbuhan bakteri maupun virus dapat juga terjadi akibat hal lain.

Kondisi seperti ini terjadi akibat dari pembengkakan berupa gumpalan yang berisi sel darah putih karena sel darah putih bekerja untuk membunuh bakteri. Pembengkakan awal dapat berukuran sebesar biji salak yang menonjol ke permukaan kulit. Penyakit ini juga dapat menyerang bagian tubuh manapun karena kelenjar getah bening tersebut terhubung ke seluruh tubuh. Namun kebanyakan pembengkakan terjadi di area leher, namun sering terdapat juga pada bagian tubuh lainnya. Seperti pangkal paha, area bawah dagu, dan area bawah ketiak.

Sebenarnya kelenjar getah bening adalah bagian penting dalam sistem imun atau sistem kekebalan tubuh manusia untuk melawan infeksi. Infeksi tersebut biasa disebabkan bakteri, virus ataupun hal lain. Apabila terjadi infeksi kelenjar getah bening akan memberikan tanda berupa pembengkakan. Namun setelah infeksi mereda biasanya kelenjar getah bening akan mengempis atau mengecil dengan sendirinya.

Namun anda harus tetap waspada terhadap pembengkakan kelenjar getah bening karena hal ini bisa menjadi sangat serius dan berakibat fatal. Satu-satunya hal yang harus anda lakukan adalah menghubungi dokter apabila terjadi beberapa hal berikut :

  1. Kelenjar getah bening akan terasa keras ketika Anda tekan.
  2. Kelenjar getah bening tiba-tiba membengkak tanpa sebab yang anda ketahui dan disertai dengan badan yang terasa lemas dari biasanya.
  3. Pembengkakan kelenjar getah bening lebih dari dua Minggu dan tak kuning reda disertai dengan ukuran yang semakin membesar.
  4. Di saat bersamaan Anda menderita demam yang tidak kunjung reda.
  5. Tubuh keluar keringat/berkeringat di malam hari.
  6. Tenggorokan terasa sakit dan mengakibatkan sulit bernapas dan menelan.
  7. Penurunan berat badan.

 

  1. Faktor Penyebab Benjolan Di Leher

Perlu Anda ketahui berapa faktor penyebab tumbuhnya benjolan di leher Anda, antara lain :

  • Makanan bersifat instan atau cepat saji, makanan yang sering di awetkan, makanan minuman dalam kaleng, makanan kemasan sterofoam.
  • Kuman bakteri atau virus yang menyerang tubuh sehingga menimbulkan pembengkakan bahkan mengakibatkan benjolan semakin besar.
  • Terinfeksinya kelenjar getah bening oleh virus dan bakteri maupun kotoran.a

 

  1. Bawang Putih Dengan Kelenjar Getah Bening

Anda pasti memiliki pertanyaan apakah penyakit berupa benjolan seperti ini berbahaya? Atau hanya berupa benjolan yang dapat sembuh dengan sendirinya?. Seberapa ukuran benjolan yang aman dan seberapa besar ukuran benjolan yang tidak aman alias berbahaya?. Sebenarnya setiap penyakit berupa benjolan sebesar apapun, sekecil apapun, selunak apapun sekeras apapun, tetap memiliki pengaruh tidak baik bagi kesehatan. Apabila penyakit berupa benjolan tidak ditangani dengan baik maka dapat berdampak serius. Tentunya penderita tidak akan tahu apakah benjolan tersebut dapat menjadi tumor atau pemicu kanker.

Ngeri bukan? Maka dari itu kami memiliki tips untuk mengatasi masalah benjolan di kelenjar  getah bening. Cara ini menggunakan obat herbal alami yang memanfaatkan berbagai kandungan di dalam bawang putih.

Apakah harus bawang putih? Kami sangat menyarankan Anda menggunakan bawang putih apabila ingin mengobati secara alami. Dalam bawang putih terdapat zat anti inflamasi yang sangat berguna untuk mengurangi rasa sakit akibat pembengkakan benjolan. Selain itu anti mikroba yang terkandung di dalamnya mampu membunuh virus dan bakteri dalam benjolan Anda.

Cara penggunaan bawang putih cukup mudah, Anda dapat mengonsumsinya langsung secara mentah-mentah atau menghaluskannya dan mengoleskan pada benjolan tersebut. Untuk mendapat hasil terbaik konsumsilah secara rutin disertai pengolesan dari luar. Rasanya tidak enak namun mengonsumsi mentah cara terbaik, apabila hanya mengoleskan namun tidak mau mengonsumsi maka akan sulit sembuh.

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *